Aku benar benar menyerah, untuk segala kelakuan ku yang tidak tahu diri ini. Sebagai bentuk kelelahan diriku untuk mampu untuk jujur pada diriku sendiri, aku harap segenap usaha yang aku curahkan dari yang paling tidak berguna ini aku hanya berfikir untuk bisa menerima diriku saja. Aku memiliki terlalu banyak hal yang membuat ikatan ini terlalu susah untuk aku lepaskan, kehidupan memang seperti ini, dan aku memang tidak pernah mampu untuk bisa mengerti. Aku memang salah, atau denting waktu yang tidak mungkin bisa kembali, andaikan waktu diulang sebagai bentuk permintaan terakhirku, aku harap aku memang tidak pernah memilki hal yang terlalu mengikat dengan kenangan yang tidak aku mengerti, aku tidak dalam kondisi yang baik, seperti yang engkau sadari bahwa aku memang tidak memiliki permitaan selain kuserahkan diri ini secara utuh sebagai bentuk keputusasan yang tidak mampu aku tanggung ini, sebagai cara untuk menerima diriku yang tidak mampu menerima diriku, maaf.
Minggu, 26 Maret 2017
Minggu, 19 Maret 2017
Aku
Aku ini binatang ternak,
dari kumpulan yang diternakan.
Jika kau menginginkanku,
maka mintalah pada tuanku.
Tak perlu kau tunjukan manisnya madu.
Kambing tidak menghisap madu.
Kambing menjadi penjagalan,
untuk menjadi bagian sang Tuan.
dari kumpulan yang diternakan.
Jika kau menginginkanku,
maka mintalah pada tuanku.
Tak perlu kau tunjukan manisnya madu.
Kambing tidak menghisap madu.
Kambing menjadi penjagalan,
untuk menjadi bagian sang Tuan.
Kerinduan
Kerinduan adalah sebuah proses menuju yang lebih tersingkap.
Ketersingkapan menurut Heidegger adalah sebuah kebenaran. Seperti yang
diungkapkan oleh Imam Ghazali dalam kitab Ikhya Ulumudin bahwa tajali,
merupakan salah satu proses menuju kebenaran. Hati yang kotor akan
menutupi kebenaran, seperti cermin yang berdebu kita tak akan mampu
melihat dengan sempurna wajah diri kita yang sebenarnya, jika debu dalam
hati masih menutupi cermin jiwa itu.
Tuhan ada dalam diri kita, seperti kata Nietzsche ataupun al Halaj, tapi tidak semua orang melihatnya. Tuhan begitu dekat dengan dirikita, bahkan lebih dekat dari urat leher kita. Tapi substansi kita berasal dari Tuhan, bagaimana tidak? Kita dipaksa oleh kesombongan kita, bahkan dalam agama sekalipun bahwa Tuhan adalah entitas yang terpisah. Layak sebuah tangan, apakah tangan terpisah dari tubuh manusia, kesadaran tangan akan mencoba menguggulkan egonya hingga dia merasa terpisah dari tubuhnya.
Tapi Tuhan lebih tahu, bahwa manusia adalah bagian dari dirinya. Tak ada orang yang ingin menyakiti dirinya sendiri, begitu mungkin dengan Tuhan, apakah dia tidak sakit ketika menyakiti dirinya sendiri. Andaikata kesakitan bagian tubuh itu, apakah tubuh yang substantif tidak pernah peduli. Untuk itu mengapa engkau berfikir bahwa Tuhan tidak penyayang.
Tuhan ada dalam diri kita, seperti kata Nietzsche ataupun al Halaj, tapi tidak semua orang melihatnya. Tuhan begitu dekat dengan dirikita, bahkan lebih dekat dari urat leher kita. Tapi substansi kita berasal dari Tuhan, bagaimana tidak? Kita dipaksa oleh kesombongan kita, bahkan dalam agama sekalipun bahwa Tuhan adalah entitas yang terpisah. Layak sebuah tangan, apakah tangan terpisah dari tubuh manusia, kesadaran tangan akan mencoba menguggulkan egonya hingga dia merasa terpisah dari tubuhnya.
Tapi Tuhan lebih tahu, bahwa manusia adalah bagian dari dirinya. Tak ada orang yang ingin menyakiti dirinya sendiri, begitu mungkin dengan Tuhan, apakah dia tidak sakit ketika menyakiti dirinya sendiri. Andaikata kesakitan bagian tubuh itu, apakah tubuh yang substantif tidak pernah peduli. Untuk itu mengapa engkau berfikir bahwa Tuhan tidak penyayang.
Sabtu, 18 Maret 2017
Mudah adalah Kutukan
Mudah adalah kutukan. Sesuatu yang mudah didapatkan akan membuat kehilangan hal tersebut dengan mudah, Pramudya Anantha Noer. Tuhan menjadikan sesuatu menjadi mudah untuk memberikan kutukannya. Dia ingin berbicara bahwa diri-Nya tidak bisa dicintai dengan mudah. Beragam cara seseorang yang mencintainya tidak akan pernah sampai pada kesadaran mencintai-Nya. Tidak ada yang mudah untuk sampai pada sisinya, mungkin Tuhan ingin berkata bahwa "Emang aku ini mie instan yang bisa di buat dengan mudah."
Kesadaran menjadi sebuah nilai yang tidak ternilai. Karena kesadaran itulah penyingkapan dari makna Ada dan tidak semua orang bisa menyingkapkan makna ada tersebut. Penyingkapan ada memang menjadi sesuatu yang berharga. Karena kebahagiaan yang dielukan oleh manusia juga berasal dari makna ada tersebut. Lalu bagaimana seseorang menempuh makna Ada.
Perjalanan menuju Ada memang begitu penuh dengan rasa sakit. Karena dalam hadis kudsi tersebut seseorang harus disucikan untuk makna ada. Tubuh bisa disucikan dengan air dan sabun, lalu bagaimana dengan hati. Hati hanya bisa disucikan dengna penderitaan. Lalu orang sakitlah yang menganggap dirinya dan orang gilalah yang menganggap dirinya bahagia.
Kesadaran menjadi sebuah nilai yang tidak ternilai. Karena kesadaran itulah penyingkapan dari makna Ada dan tidak semua orang bisa menyingkapkan makna ada tersebut. Penyingkapan ada memang menjadi sesuatu yang berharga. Karena kebahagiaan yang dielukan oleh manusia juga berasal dari makna ada tersebut. Lalu bagaimana seseorang menempuh makna Ada.
Perjalanan menuju Ada memang begitu penuh dengan rasa sakit. Karena dalam hadis kudsi tersebut seseorang harus disucikan untuk makna ada. Tubuh bisa disucikan dengan air dan sabun, lalu bagaimana dengan hati. Hati hanya bisa disucikan dengna penderitaan. Lalu orang sakitlah yang menganggap dirinya dan orang gilalah yang menganggap dirinya bahagia.
Senin, 13 Maret 2017
Seribu Perjalanan
Pada hal yang tidak perlu dituliskan tentang bagaimana kita menyikapi makna ada. Bahkan framework yang kita miliki tentang ada tidak akan membuat kita sampai pada pemahaman makna ada.
Perjalanan ini memang memakan banyak tenaga dan materi, tapi aku tidak bisa kembali karena kunci yang hilang, dan andai saja kunci itu bisa kembali aku temukan mungkin aku bisa kembali ke tempat dimana aku bisa tidur dengan tenang.
Perjalanan ini memang memakan banyak tenaga dan materi, tapi aku tidak bisa kembali karena kunci yang hilang, dan andai saja kunci itu bisa kembali aku temukan mungkin aku bisa kembali ke tempat dimana aku bisa tidur dengan tenang.
Langganan:
Komentar (Atom)