Seperti yang dikatakan oleh Sun Tzu dalam Art of
War, andaikata kaita kau memasuki medan pertempuran yang absurb maka
diamlah dan berfikir lebih tenang. Segala sumber daya akan diberikan
oleh lingkungan kepada Jendral yang Berkepala dingin. Itulah kalimat
yang cukup untuk bertahan dalam medan pertemperuan yang absurb ketika
segala kebutuhan mengalir tanpa arah dan tujuan.
Indonesia merupakan negara dengan absurdisitas
yang cukup tinggi, ketika semua berperang saling memakan layaknya
hutan rimba. Tapi dalam chaositas yang tinggi akan melahirkan
harmonitas yang tinggi. Lebih susah melawan musuh yang acak ketimbang
musuh yang memiliki kemampuan tinggi. Musuh acak akan lebih susah
disadari ketimbang musuh dengan kemampuan yang tinggi. Lebih susah
diantisipasi berarti harus meningkatkan konsentrasi seorang Jendral
untuk memahami lingkungan yang lebih bersifat dinamis.
Semakin absurb sebuah medan berarti distribusi
resource terdistribusi secara normal gaussian, dalam kasus ini, kita
tidak bisa berharap dari medan yang acak. Namun ada beberapa cara
untuk melihat keacakan dari medan, terdesak dalam kondisi acak akan
membuat kita lebih mendalami harmonisasi medan acak.
Berikut metodenya :
-
Biarkan medan berbicara. Medan akan berbicara pada diri kita seperti angin kencang, angin sepoi, hujan, badai, atau gerimis. Tapi walau badai, walau sepoi keduanya merupakan resource yang bisa dimanfaat oleh sang Jendral. Gelap dan terang, Jujur maupun kebohongan merupakan resource yang bisa dimanfaatkan untuk membentuk posisi yang baik untuk sang Jendral. Mendengar lebih banyak dari makian, maupun pujian adalah menambah resource kepada sang Jendral untuk membentuk pola serangan yang tidak bisa dibendung oleh pengganggu. Sintesa dari resource ini bisa dijadikan sebuah harta berharga tanpa disadari oleh pengganggu, dari sini pengganggu akan menjadi pendukung kesuksesan sang Jendral, dan Jendral harus berterima kasih atas kejayaan kekuatan ini. Dan segala menjadi resource yang berharga, baik gelap atau terang, baik pujian atau makian, baik kejujuran atau kebohongan, baik kesetiaan ataupun penghianatan. Be Quite You are and the more able hear.
-
Bersabarlah, karena medan yang bergerak dinamis tidak bisa menjamin keberhasilan sang Jendral, tempo dan posisi yang matang serta kesadaran akan kondisi lapangan menjadi alat pengambil resource yang paling bagus, tidak ada kondisi yang buruk bagi seorang jendral yang telah melampaui, karena semuanya akan di afirmasi dan dijadikan kekuatan untuk pertempuran yang tidak terduga maupun tidak terduga.