Malam ini aku terlalu jenuh untuk belajar padahal saya baru menyelesaikan 30 halaman buku Ziemer Princip of Communication. Saya mencoba mendendangkan lagu galau karya kerispatih yang judulnya lagu rindu tapi sepertinya kurang bisa mengurangi kejenuhan saya, dan saya sekarang saya mencoba menulis di blog ini. Sambil merokok saya masih mencoba mengurangi kejenuhan saya akibat belajar. Jantung saya mulai berdebar kencang, aku tidak tahu apakah aktifitas kurang sehat saya mempengaruhi fisik saya saya tidak tahu tapi saya akan mendendangkan lagi puisi saya. Mengapa aku begitu pintar. tapi males juga deh, tidur saja apa yah? Inilah tulisan saya yang tidak begitu berarti. Catatan malam mengatasi kejenuhan, jelas banget sih kalau tulisan ini tidak teratur. Iyah, otakku benar-benar kosong dalam menulis ini, ehm atau coba sholat yah. mungkin itu bisa mengurangi kejenuhan saya akibat belajar. Boleh dicoba sih.
Sebelum aku beranjak mengatasi kejenuhanku aku membaca tulisan di https://twitter.com/Hikam_Athai
berikut tulisan yang saya copi paste :
Hamba-Ku, apakah engkau masih ragu setelah merasakan, bimbang setelah mendapat penjelasan, dan tersesat setelah mendapatkan hidayah?!
Tentu engkau tahu bahwa tak ada yang menatakan segala sesuatumu selain Aku, tapi mengapa engkau tak bergantung kepada-Ku saja?!
Akulah yg mengatur kerajaan-Ku. Tak ada apa atau siapa pun yg membantu-Ku. Hanya Aku yg memutuskan dan Aku tidak memerlukan bantuan.
Hamba-Ku, Aku mengasihimu dg mengatur segala sesuatumu jauh sblm kamu mengatur utk dirimu. Karenanya, bantulah dirimu kini utk tdk mengatur.
Maka manusia pun memiliki kemutlakan berkehendak, namun akan senantiasa terbatasi oleh kemutlakan-Nya.
Dan, semesta pun tunduk pada kemutlakan kehendak-Nya sehingga planet-planet selalu dlm orbitnya hingga malam tak pernah mendahului siang.
Sebelum aku beranjak mengatasi kejenuhanku aku membaca tulisan di https://twitter.com/Hikam_Athai
berikut tulisan yang saya copi paste :
Hamba-Ku, apakah engkau masih ragu setelah merasakan, bimbang setelah mendapat penjelasan, dan tersesat setelah mendapatkan hidayah?!
Tentu engkau tahu bahwa tak ada yang menatakan segala sesuatumu selain Aku, tapi mengapa engkau tak bergantung kepada-Ku saja?!
Akulah yg mengatur kerajaan-Ku. Tak ada apa atau siapa pun yg membantu-Ku. Hanya Aku yg memutuskan dan Aku tidak memerlukan bantuan.
Hamba-Ku, Aku mengasihimu dg mengatur segala sesuatumu jauh sblm kamu mengatur utk dirimu. Karenanya, bantulah dirimu kini utk tdk mengatur.
Maka manusia pun memiliki kemutlakan berkehendak, namun akan senantiasa terbatasi oleh kemutlakan-Nya.
Dan, semesta pun tunduk pada kemutlakan kehendak-Nya sehingga planet-planet selalu dlm orbitnya hingga malam tak pernah mendahului siang.
