Laman

Kamis, 11 Februari 2016

Lelaki Lemah#7 : Menunggu Kematian

Perjalanan ini berujung pada kepasrahan yang mulai menemui titik terang. Engkau berkata dalam kitab-Mu bahwa dunia ini hnyalah gurauan belaka. Iya, aku telalu serius menapaki gurauan-Mu ini Tuhan. Aku tahu engkau begitu penyayang tapi kenapa fikiranku berani memfitnahmu tentang hal-hal yang buruk. Aku memang manusia biasa, dan perjalananku memang lebih cenderung pada kenyataan bahwa aku ini bukanlah orang suci, itulah kenapa aku masih berusaha menampakkanmu dalam setiap gelap laku tindakanku. Aku berharap ketika aku mengingatmu, aku masih bisa memperbaiki kerusakan yang aku timbulkan ini. Aku memang beribadah jauh dari kata keikhlasan, namun kasih sayang-Mu lebih aku harapkan untuk mau menerima ibadahku yang penuh cacat ini. 

Aku memang tidak begitu paham tentang apa itu kehidupan, mungkin benar kata temanku itu bahwa kehidupan ini hanya sekedar menunggu kematian maka isilah dengan kebaikan kepada orang-orang. Aku memang tidak begitu baik. Walaupu kebaikanku aku gantungkan untuk bisa mendapatkan surga, aku harap aku masih engkau selamatkan di dunia dan di akhirat nanti.