Laman

Minggu, 14 Februari 2016

Lelaki Lemah#10 : Hidup yang Biasa

Sejalan dengan perjalananku yang sebelumnya dipenuhi kegelisahan, kali ini ceritanya agak lain. Kegelisahan yang muncul dari dalam diriku ternyata sesuatu yang sifatnya sementara, maksudnya hanyalah gejolak sesaat. Hidup ini memang biasa dan memang cenderung membosankan jika kita tidak mengalami beragam gejolak dalam kehidupan ini. Namun sebenernya tatanan semesta ini adalah sesuatu yang memang telah tertulis dalam kitab yang orang islam sebut sebagai lauhful Mahfuz. 

Kegelisahan akibat kurang dari menyelami kehidupan. Ini yang sering disebutkan oleh Bang Choirul. Memang biasa, jika adakalanya kita menang ada kalanya kita kalah, bahkan ada kalanya kita menang terus dan ada kalanya kita kalah terus. Kehidupan ini memang sekedar gurauan. 

Jalani saja. Selami saja. Dalam perjalan yang penuh kejolak biasanya membuat kita berfikir kurang lurus, seperti apa yang dijelaskan dalam artikel saya sebelumnya dalam Lelaki Lemah#8, berfikir untuk tetap biasa dalam menghadapi kegelisahan merupakan sesuatu yang memang harus dilakukan, agar kita tidak mengambil keputusan yang keliru akibat kegelisahan mendalam. Koutenya adalah biarkan saja rasa sakit itu, nggak usah dipikirin, jalan saja.