Laman

Senin, 15 Februari 2016

Lelaki Lemah#14 : Tak Tahu Diri

Aku bertemu seorang guru. Aku menceritakan semua keluhanku padanya. Kegelisahan, kegagalan, kesia-siaan yang aku alami padanya. Aku berkata padanya "Kenapa takdir seperti ini?"

Guru itu menjawab, "Apakah kau tidak bisa melihatnya?"

Aku membalas, "Melihat apa ? Hanya sakit yang aku rasa, mana aku bisa melihat."

"Apakah kau tidak melihat betapa Tuhan menyayangimu dengan memberimu kegelisahan.", guru itu menjelaskan.

"Mana mungkin itu kasih sayang.", Aku membantah

"Apakah kau tahu, tidak semua orang diajak bicara oleh Tuhanmu. Kotornya pakaian bisa dicuci dengan sabun, kotornya badan bisa dicuci dengan mandi. Kotornya hatimu, hanya bisa disucikan oleh penderitaan dan kegelisahan, jadi bersukurlah. Itu karena Tuhanmu masih peduli dengan dosa-dosamu."