Setelah saya membaca buku milik Frerich Nietchze, isinya memang cukup
berseni. Banyak yang menuliskan bahwa Fredrich Nietchze memiliki masalah
dalam tulisan-tulisannya. Dari segelintir orang yang mengkomentari
beberapa dari mereka adalah lulusan Doktor dari agama, bahkan professor.
Iyah, mungkin saya terlalu pintar hingga mampu membaca buku Fredrich
Nietchze ini, Tuhan sangat banyak memberikan kecerdasan pada saya. Saya
tidak tahu mengapa Tuhan kurang memberikan kecerdasan pada
beberapa orang, sampai-sampai mereka berargumentasi bahwa karya
Nietchze itu penuh kesakitan. Mungkin Tuhan menjadikan aku manusia yang
begitu bijak, hingga aku mulai memahami bahwa apa yang dituliskan dalam
buku Fredrich Nietchze sebagai sebuah karya seni yang luar biasa. Oh,
Tuhan andaikan saja mereka sepintar dan sebijak saya, mungkin mereka
akan bisa hidup lebih bahagia, kasihan mereka. Oh Tuhan mengapa aku
begitu pintar?