Laman

Jumat, 22 April 2016

Kejujuran Seorang Ilmuwan


Dalam ranah keilmuan terkadang saya berfikir bahwa untuk sampai pada keilmuan perlu adanya teori yang sahih, namun sebenernya makna yang di tafsirkan dalam konteks pemahaman kita terhadap sebuah teks bersifat produktif, itulah kata Gadamer. Aku tidak pernah memakai pemahaman dari teori yang sahih, teori yang berkembang ternyata dan yang aku tafsirkan adalah bentuk produksi dari dalam diri sendiri yang terinspirasi dari teori teori sebelumnya. Dengan ini aku bisa menyimpulkan bahwa lahirnya ilmu pengetahuan bukanlah muncul dari teori yang sahih namun dari sikap produktif kita dalam menafsirkan pengalaman diri. Untuk bisa sampai pada pemahaman yang tepat maka diperlukan moral yang jujur agar apa yang kita sampaikan bisa lebih diterima sebagai ilmu.
Dengan interpretasi yang aku dapatkan pada paragraf sebelumnya, makna kejeniusan agak bisa aku mengerti yaitu sebagai metode interpretasi (Veklaren) yang jujur dari pemahaman (Verseit) yang muncul dalam pengalaman ontis diriku sendiri. Mungkin inilah yang diperintahkan oleh guru saya untuk selalu bersikap jujur.