Dalam ranah keilmuan
terkadang saya berfikir bahwa untuk sampai pada keilmuan perlu adanya
teori yang sahih, namun sebenernya makna yang di tafsirkan dalam
konteks pemahaman kita terhadap sebuah teks bersifat produktif,
itulah kata Gadamer. Aku tidak pernah memakai pemahaman dari teori
yang sahih, teori yang berkembang ternyata dan yang aku tafsirkan
adalah bentuk produksi dari dalam diri sendiri yang terinspirasi dari
teori teori sebelumnya. Dengan ini aku bisa menyimpulkan bahwa
lahirnya ilmu pengetahuan bukanlah muncul dari teori yang sahih namun
dari sikap produktif kita dalam menafsirkan pengalaman diri. Untuk
bisa sampai pada pemahaman yang tepat maka diperlukan moral yang
jujur agar apa yang kita sampaikan bisa lebih diterima sebagai ilmu.
Dengan interpretasi yang
aku dapatkan pada paragraf sebelumnya, makna kejeniusan agak bisa aku
mengerti yaitu sebagai metode interpretasi (Veklaren) yang
jujur dari pemahaman (Verseit) yang muncul dalam pengalaman
ontis diriku sendiri. Mungkin inilah yang diperintahkan oleh guru
saya untuk selalu bersikap jujur.