Laman

Rabu, 27 April 2016

Usulan Kurikulum Teknik

Tulisan ini adalah sebuah usulan untuk membantu Proffesor Labseni menyusun kurikulum pendidikan di LIT(Lab Sains Engineering and Informatics Institute of Technology). Menilik pada teknologi yang diriset Proffesor Faozi. Proffesor Faozi cenderung meriset sebuah karya yang tidak subtil, kalaupun Proffesor Faozi memiliki beragam prestasi dalam kemenangan di beragam lomba internasional (seperti Juara 1 membuat Labseni), hal itu tidaklah cukup untuk mengejawantahkan bahwa Proffesor Faozi memiliki kemampuan riset yang cukup Subtil. Proffesor Faozi jangan terlalu berbangga diri atas kemenangan dalam lomba membuat Labseni sedunia itu. Beberapa kekurangan yang saya lihat di dalam pendidikan juga mempengaruhi rendahnya kualitas riset Proffesor Faozi. Berikut akan saya jabarkan
  1. Pendidikan yang diberikan cenderung mengarah pada pembentukan budak intelektual (intelectual serfdom). Seperti kita lihat lululasn dari labseni, Amerul S. T. sekarang bekerja disebuah lembaga agrobisnis, namun karyanya hanya menjawab apa yang sedang muncul di permukaan dan menjadikan dirinya sebagai alat untuk menghasilkan uang untuk dia makan dan uang untuk perusahaan, hal ini bertentang dengan al Qur’an, bahwa manusia harus menjadi Khilafah.
  2. Riset yang dihasilkan dari LIT, tidaklah cukup subtil hingga hanya sebatas menerapkan teori yang reduksionis. Riset dekaden ini merupakan sebuah syndrom dari penelitian di LIT yang tidak memiliki geist. Hal yang perlu dilakukan adalah memperbaiki paradigma tentang teknologi dalam kuliah dasar pengantar teknologi. Mungkin saran saya adalah dengan menyisipkan Genealogy of Technology dalam kuliah pengantar teknologi.
  3. Mahasiswa lebih tertarik pada konstruksi pembangunan CV mereka masing-masing. Ini terlihat baik, namun juga berbahaya. CV yang bagus merupakan sebuah verklaren dari diri mereka karena mereka meiliki Sein yang mumpuni. Namun penyembahan terhadap CV adalah sebuah masturbasi otak, dan bisa menyebabkan neurisis dalam otak. Jika para peneliti mengalami neurisis, maka bagaimana dia bisa meneliti dengan jujur?

    Daftar Pustaka :
  1. Pitt, Joseph C. 2011. Philosophy of Engineering and Technology vol 3 : Doing Philosophy of Technology, Essay in Pragmatism Spirit. Springer : New York, USA. 
  2. William, Lovitt. 1977 .Translate The Question of Concerning Technology and Other Essay, Martin Heidegger. Garland Publishing : New York and London.
  3. Suriasumantri, Jujun S. 2010. Filsafat Ilmu : Sebuah Pengantar Populer. Pustaka Sinar Harapan : Jakarta. 
  4. Lim, Francis. 2008. Filsafat Teknologi : Don Idhe Tentang Dunia, Manusia, dan Alat. Kanisius : Yogyakarta.