Membaca buku Filsafat
Teknologi : Don Idhe tentang Dunia, Manusia dan Alat karya Francais
Lim yang diterbitkan oleh Kanisius yang terbit pada tahun 2008,
memberikan tambahan tentang makna teknologi untuk para peneliti dan
pengembang teknologi. Pemikiran Don Ihde memang terpengaruhi oleh
pemikiran Martin Heiddeger dalam karya The Question Concerning
Technology. Don Ihde membagi empat jenis perilaku kita terhadap
teknologi yang akan kita bahas nanti.
Filsafat teknologi
berkaitan dengan filsafat sains. Pertanyaan bagi para filsuf eropa
yang bertanya apakah sains lebih pertama muncul ataukah teknologi
yang lebih dahulu ketimbang teknologi. Dalam pemikiran Heiddeger,
teknologi adalah sebuah perilaku ontis, untuk bisa memahami sains
perlu perilaku ontis ini, refleksi terhadap perilaku ontis terhadap
teknologi ini di tafsirkan Heiddeger sebagai sains. Dengan statement
ini terlihat bahwa Heiddeger menyatakan bahwa teknologi mendahului
sains. Martin Heidegger menjelaskan bahwa hubungan antara manusia dan
teknologi merupakan sebuah keterhubungan secara kebertubuhan.
Teknologi dimaknai sebagai proses kita untuk menjadi Dasein
(ada di sana) dalam dunia. Perilaku ini menunjukan kebertubuhan
sebagai perpanjangan tangan dari manusia tentang Dasein
(Eksistensi) di dunia.
Idhe mendukung pemikiran
Heidegger tersebut namun Ihde mengelompokan perilaku menjadi empat
golongan hubungan antara manusia dan teknologi yaitu
- KebertubuhanHubungan kebertubuhan memiliki makna bahwa teknologi merupakan pemanjangan dari tubuh manusia, dalam hubungan ini kita akan melihat bahwa hubungan teknologi diamati sebagai diri dari manusia itu sendiri.
- HermeneutisHubungan manusia dengan teknologi secara hermeneutis meletakan teknologi sebagai kesatuan dari dunia dan manusia merupakan seorang pengamat dari sini kita melihat bahwa ada seperti subjek objek walau dalam hermeneutika Heiddeger tidak ada yang disebut subjek dan objek. Namun kondisi yang dijelaksan adalah pada kondisi reflektif dari hubungan teknolgi tersebut.
- KeberlainanHubungan keberlainan antara teknolgi, manusia dan dunia dijelaskan secara terpisah. Aanalisa ini seperti kita mencoba membedakan apa perang teknolgi, manusia dan dunia.
- Latar BelakangHubungan latar teknologi menjelaskan kepada kita untuk melihat kebutuhan manusia menggunakan teknologi untuk Dasein di dunia.
Hal yang menarik dari
pemikiran Don Idhe adalah melihat bahwa teknologi tidaklah netral,
teknologi memiliki hak otonom. Seorang pemikir yang saya lupa namanya
mengatakan seperti berikut. Sebuah pistol ketika dia digunakan untuk
membunuh maka pistol itu bersifat netral dan pistol itu tidak
memiliki pengaruh pada proses pembunuhan, hanya sebagai Zuhandenes
yang mati. Namun dalam pemikiran
Don Idhe, Zuhandenes tersebut
memiliki hak otonom untuk memberikan pemahaman bagi pengguna
Zuhandenes tersebut.
Dari sini kita melihat bahwa teknologi memiliki Geist
(Roh) sendiri dalam pembentukan manusia. Kita juga bisa melihat bahwa
teknologi bisa menghanyutkan manusia (membentuk pemikiran manusia).
Dengan ini kita diminta untuk lebih bijak dalam menggunakan teknologi
sebagai Zuhandenes, manusia
yang memiliki kehendak bebas dalam teknologi dengan alih-alih
menggunakan teknologi menjadi terjajah dengan teknologi.
Don
Idhe juga menyarankan dalam penelitian dan pengembangan haruslah
disertai seorang filsuf untuk mengkonstruksi sebuah teknologi yang
beretika. Sekarang ini banyak yang mengotakan filsuf sekadar untuk
melakukan dalam analisa etis, namun ketika kita melihat bahwa
teknologi bisa mengkonstruksi sebuah pemikiran, dan mampu menjajah
para pengguna teknologi perlu adanya analisis yang
lebih komprehensif dalam
proses penelitian dan pengembangan teknologi.
Sumber :
- Lim, Francis. 2008. Filsafat Teknologi : Don Idhe Tentang Dunia, Manusia, dan Alat. Kanisius : Yogyakarta