Laman

Kamis, 25 Agustus 2016

Indahnya Dihianati


Fisika sebuah ilmu yang paling mencoba melakukan konsistensi dalam proses matematisasi fisis, namun apakah di dalam kesetiaanya melakukan proses matematisasi, fisika sering melakukan penghianatan. Kita melihat bahwa model newtonian tidak begitu relevan ketika kita mencoba menganalisa kerangka yang lebih kosmis, hal ini merupakan salah satu penghianatan dalam fisika, karena konstruksi move on dari fisika membuat kita tidak bisa mempertahankan newton dalam fisika dalam kerangka yang lebih kosmis. Inilah yang membuat fisika begitu indah, dia menghianati newton dalam konteks ini, namun andaikan newton masih hidup dia pasti akan gembira atas penghianatan fisika ini, selain mengurangi beban Newton dalam dunia fisika ini, Move on yang dilakukan oleh fisika ini juga memberikan dampak pada fisika untuk tidak hanya disetubuhi oleh Newton, “Iyah, sekalian sodakoh pada Einstein, aku sudah terlalu bosan untuk menyetubuhi Fisika. Toh, Tuhan menciptakan cinta untuk tahu betapa indahnya di hianati.” ujar Newton. Kenikmatan yang direlakan oleh Newton ini tidak membuat Newton cemburu, atau sedih atas penghianatan fisika ini.
Tak hanya Fisika, bidang psikologi pun demikian, Sigmund Freud, harus merekalan Psikologi di setubuhi oleh muridnya sendiri. Kasusnya sama seperti Newton dengan fisikanya, lagi-lagi masalah kosmisitas, sama seperti fisika menginginkan kosmisitas yang tidak bisa diberikan oleh Newton, Psikologipun memilih untuk disetubuhi oleh Carl Jung sebagai akibat dari Sigmund Freud yang tidak bisa menafkahinya secara kosmis.
Bagi ilmu yang begitu idealis, kesetiaan cinta pun sudah tiada artinya. Dihianati memang lebih indah dari dicintai secara setia, toh lagi pula cinta diciptakan Tuhan untuk membuat kita merasakan indahnya dihianati, itulah yang sebaiknya dihayati secara penuh oleh para peneliti, cendekia, atau ilmuan di Indonesia. Kata Nietzsche dalam Genealogy of Moral, “Pemikiran yang fix, akan memberikan neorisis dalam pemikiran kita.”. Dalam menghadapi bidang keilmuan yang terus berhianat, hendaknya kita memiliki sikap rendah hati dalam proses perubahan yang terjadi dan bukankah gelap terang itu diciptakan hanya untuk para pembelajar supaya bisa terus berkembang, maka cintailah mereka yang suka berhianat, karena dihianati akan membuat pemikiranmu bergerak secara dinamis menuju keseimbangan.