Fisika
sebuah ilmu yang paling mencoba melakukan konsistensi dalam proses
matematisasi fisis, namun apakah di dalam kesetiaanya melakukan
proses matematisasi, fisika sering melakukan penghianatan. Kita
melihat bahwa model newtonian tidak begitu relevan ketika kita
mencoba menganalisa kerangka yang lebih kosmis, hal ini merupakan
salah satu penghianatan dalam fisika, karena konstruksi move
on dari
fisika membuat kita tidak bisa mempertahankan newton dalam fisika
dalam kerangka yang lebih kosmis. Inilah yang membuat fisika begitu
indah, dia menghianati newton dalam konteks ini, namun andaikan
newton masih hidup dia pasti akan gembira atas penghianatan fisika
ini, selain mengurangi beban Newton dalam dunia fisika ini, Move
on yang
dilakukan oleh fisika ini juga memberikan dampak pada fisika untuk
tidak hanya disetubuhi oleh Newton, “Iyah,
sekalian sodakoh pada Einstein, aku sudah terlalu bosan untuk
menyetubuhi Fisika. Toh, Tuhan menciptakan cinta untuk tahu betapa
indahnya di hianati.” ujar
Newton.
Kenikmatan yang direlakan oleh Newton ini tidak membuat Newton
cemburu, atau sedih atas penghianatan fisika ini.
Tak
hanya Fisika, bidang psikologi pun demikian, Sigmund Freud, harus
merekalan Psikologi di setubuhi oleh muridnya sendiri. Kasusnya sama
seperti Newton dengan fisikanya, lagi-lagi masalah kosmisitas, sama
seperti fisika menginginkan kosmisitas yang tidak bisa diberikan oleh
Newton, Psikologipun memilih untuk disetubuhi oleh Carl Jung sebagai
akibat dari Sigmund Freud yang tidak bisa menafkahinya secara kosmis.
Bagi
ilmu yang begitu idealis, kesetiaan
cinta pun sudah tiada artinya. Dihianati memang lebih indah dari
dicintai secara setia, toh lagi pula cinta diciptakan Tuhan untuk
membuat kita merasakan indahnya dihianati, itulah yang sebaiknya
dihayati secara penuh oleh para peneliti, cendekia, atau ilmuan di
Indonesia. Kata Nietzsche dalam Genealogy
of Moral,
“Pemikiran
yang fix, akan memberikan neorisis dalam pemikiran kita.”.
Dalam menghadapi bidang keilmuan yang terus berhianat, hendaknya kita
memiliki sikap rendah hati dalam proses perubahan yang terjadi dan
bukankah gelap terang itu diciptakan hanya untuk para pembelajar
supaya bisa terus berkembang, maka cintailah mereka yang suka
berhianat, karena dihianati akan membuat pemikiranmu bergerak secara
dinamis menuju keseimbangan.