![]() |
| Maaf |
Cerita ini bermula ketika Ibnu Arabi bertemu dengan seorang lelaki tua, yang konon dia adalah musuh dari guru pertama Ibnu Arabi. Karena Dia memiliki guru yang mempunyai dendam dengan orang tadi maka Ibnu Arabi mencoba untuk bersikap dingin padanya.
Pada malam harinya dia bermimpi bertemu dengan Nabi Muhammad dan berkatalah dia pada Ibnu Araby. Mengapa kau bersikap dingin pada orang yang sama sama mencintai Rosul-Nya.
Setelah bangun Ibnu Arabi pergi ke orang tadi dan menceritakan semua mimpinya dan dia pun meminta maaf pada orang tadi. Orang tadi pun berkata pada Ibnu Arabi, "Mungkin ini juga pertanda buatku."
