Laman

Jumat, 25 Desember 2015

Project Argasoka

Taman Ayun


Rencana ini saya mulai melatar belakangi kapitalisme dan apatisme yang mulai muncul di desa ini. Saya tidak tahu apakah di tempat lain ini terjadi atau tidak. Hal yang pertama adalah saya menanam pohon cabai dan memelihara kelinci. Hal ini saya maksudkan agar orang bisa memetik gratis cabai yang saya tanam. Atau saya memelihara kelinci untuk dibagikan kepada masyarakat Desa Tegal Pingen ini sebagai modal mereka berusaha. Pasalnya kelinci merupakan hewan yang cukup cepat berkembang biak dan bisa dikonsumsi. Saya harap proyek argasoka ini bisa berjalan sesuai rencana, syukur lebih. Namun sebenarnya ada hal yang lain yang saya ingin kan. Yaitu kedatangan anda kesini untuk belajar bersama. Bisa tentang engineering, fisika, matematika maupun filsafat dan tassawuf. Yang lain juga boleh sih, tapi saya tidak terlalu jago karena saya jarang buku selain temanya itu.

Taman Argasoka ini saya terinspirasi dari Rahwana yang ingin membangun taman yang indah untuk Shinta, Argasoka konon keindahannya menyamai taman Firdaus di surga. Namun Taman Argasoka ini sekarang saya tujukan untuk anda yang ingin memperoleh kesejatian. Yaitu dengan berbagi, maupun dengan menelaah kehidupan dengan lebih mendalam. Ngitung-ngitung nunggu mati lah. Itulah kata Buya, yang memberikan nasehat ke saya bahwa kehidupan ini sejatinya hanya menunggu kematian saja.

Kalau mau datang silahkan saja ke Desa Tegal Pingen RT 05/ RW 01 no 53, Kecamatan Pengadegan, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah.