Laman

Selasa, 15 Desember 2015

Melihat sebagai sebab, Optimisme

Patung Aristoteles
Sering kita mengalami berbagai macam hal dalam kehidupan, seperti halnya sakit, bahagia, sedih, senang, kaya miskin. Kita beranggapan bahwa kita sakit misalnya karena sering merokok. Kita bahagia karena mendapat uang banyak. Kita sedih karena ditolak cewek atau sebagainya.

Pemikiran Aristoteles sedikit menarik, dia berfikiran bahwa segala sesuatu itu ada maksud dari tujuannya. Seperti kita telah belajar tentang daur ulang hujan. Kita akan berfikir jika ada pertanyaan "Mengapa hujan terjadi?". Sebagian dari kita akan berpendapat bahwa hujan terjadi karena air laut menguap. Dan uap terkumpul, hingga pada suatu ketika dia tidak mampu menahan air dari awan, sehingga air tersebut turun dari langit yang disebut sebagai hujan. Namun dalam pemikiran Aristoteles, dia menambahkan bahwa hujan terjadi karena juga harus menghidupi tanaman dan hewan yang ada di bumi. 

Pemikiran ini dapat memberikan kita motivasi ketika kita mengalami krisis yang besar. Dimana saat kita menganggap krisis itu  adalah sebuah akibat dari kesalahan atau yang lain, itu akan cenderung membuat kita menghadapi dunia secara pesimis. Dengan melihat yang terjadi adalah sebuah sebab dari sesuatu yang lain, bisa membuatmu menjadi lebih optimis. Maksudnya adalah kau bisa menghadapi dunia dari sesuatu yang ada. Bisa menyikapi sebuah krisis itu sebagai sebuah keuntungan atau kesempatan, ketimbang sebuah kerugian atau kesempitan.