Laman

Senin, 14 Desember 2015

Syair Keputusasaan

Icy

Tak mungkin saya menolak
Menolak takdir-Mu yang suci
Walau jiwa ini berlumpur 
Kemaksiatan dan dosa yang pekat
Takdir-Mu tetaplah suci

Tak mungkin Kau tidak penyayang
Walau sejatinya aku tak pantas disayang
Taatku sekedar formalitas untuk disanjung 
Tapi bukankan kasih sayang-Mu itu nyata?

Andai murka-Mu lebih besar dari rahman-Mu
Apa yang saya bisa perbuat?
Kuasaku sebatas keputusasaan ini
Kuasa-Mu melebihi luasnya antero jagad
Lebih tinggi dari langit ketujuh
Lebih dalam dari palung laut terdalam
Begitu juga kasih sayang-Mu
Begitu juga pengampunan-Mu

Kau tak mungkin salah
Jelas aku yang salah 
Andai kau tak maafkan, 
Saya bisa berbuat apa?

Kau mungkin takdirkan aku nikmat berlimpah
Namun apa daya
Kalau aku tak mampu menyadarinya
Kesedihanku bukan tak beralas
tapi segala alasan muncul dari diri-Mu

Saya bisa apa?
Yang saya minta hanya satu,
Jadikan saya menerima,
Menerima surga
Jika itu yang kau beri
Menerima neraka 
Jika itu yang kau beri

Menerima segala apa yang Kau beri
dan Menerima segala apa yang tidak Kau beri
Untuk itu Kau pasti sanggup.
Kalau  Engkau tak mau,
Aku harus minta sama siapa?