Laman

Kamis, 17 Desember 2015

Ke-tidaksia-sia-an Dosa

Makanan India yang disebut sebagai Dosa
Saat kita melakukan dosa kita sering menanamkan pemikiran buruk tentang diri kita. Ini adalah tulisan yang akan membawa anda untuk tidak terlalu berputus asa ketika anda pernah melakukan dosa.

Dosa adalah sesuatu yang dilakukan atas pelanggaran kita terhadap Tuhan. Seperti halnya mencuri, menonton video porno atau sebagainya. Dosa terkadang membuat kita menjadi seseorang yang Self Destructif, karena kita merasakan betapa kotornya kita dan membuat kita menjadi sangat berputus asa. 

Ibnu Athailah pernah berpesan dalam kitab Al Hikam, "Sesungguhnya seorang pendosa adalah orang yang paling bisa menjadi ulama yang besar." Kalimat Ibnu Athailah itu terkesan rancu, namun penjelasan ini semoga akan bisa membantu anda. Saat seseorang melakukan perbuatan dosa orang akan mampu memahami dosa tersebut. Seperti halnya yang pernah dikatakan oleh seorang Budha dalam Seishin Tekki Kyoyp, penderitaan hanya akan bisa dipahami oleh orang yang mengalami penderitaan. 

Dengan dosa yang pernah kita perbuat kita bisa melipat jarak antara kita dengan surga. Namun penafsiran ini jangan di tafsirkan secara mentah-mentah. Dengan kesalahan yang pernah kita perbuat kita memahami bahwa kesalahan tersebut tidak perlu untuk kita lakukan. Dan pemahaman akan kesalahan itu akan meningkat sehingga kita akan semakin memahami cara untuk tidak melakukan dosa. Namun ada hal yang lebih penting, yaitu kita akan lebih memahami bagaimana cara Tuhan bekerja untuk mengajari kita tentang sesuatu.

Ada sebuah cerita yang mengisahkan Abu Nawas, seorang ulama yang tinggal dalam zaman Harun Ar Rasyid. Seorang muridnya berkata pada Abu Nawas,

"Menurut guru, mana yang lebih baik, tidak melakukan dosa, melakukan dosa kecil atau melakukan dosa besar."

"Jelas, tidak melakukan dosa adalah baik, karena dengan itu kita taat padanya."

Murid kedua bertanya, "Menurut guru, mana yang lebih baik, tidak melakukan dosa, melakukan dosa kecil atau melakukan dosa besar."

"Melakukan dosa yang kecil itu baik, karena dengan dosa yang kecil taubat kita akan lebih sedikit"

Murid ketiga bertanya,  "Menurut guru, mana yang lebih baik, tidak melakukan dosa, melakukan dosa kecil atau melakukan dosa besar."

"Melakukan dosa besar itu baik, dengan itu kita bisa memahami besarnya pengampunan Allah."

Dari pertanyaan tiga orang murid Abu Nawas, saya harap anda bisa memahami apa yang saya tuliskan. Karena dosa bisa tidaklah sia-sia, karena dosa itu sendiripun rahmat Allah. Namun bagaimana kita akan menyikapinya. Intinya, jangan berputus asa dari rahmat Allah.