![]() |
| Dalam Wine ada Kebenaran |
Kita sering mendengar bahwa ada orang yang memiliki kedalaman dalam pengetahuannya. Namun sebenarnya apa yang menyebabkan itu terjadi. Ini lah tulisan yang cukup menarik bagi saya. Bagaimana sebenarnya kalimat ini padahal kemabukan itu adalah sumber dari beragam petaka, katanya.
Cerita ini dimulai dari Jalaludin Rumi, dia sering menjelaskan dalam kitab Matsnawi. Dia menegaskan bahwa kondisi spiritualitas tertinggi adalah saat kita menyatu dengan hal yang kita dalami. Yang mengherankan lagi Jalaludin Rumi menjelaskan bahwa kondisi spritiual itu dicapai saat kita mengalami extase, atau dalam bahasa nyatanya adalah kemabukan.
Kalau menurut seorang pemikir, ada kalimat In Vino Veritas, kalimat ini kita translasikan dalam bahasa Inggris, in Vine, truth. Kalimat ini sangat aneh dan bertentangan padahal sesuatu yang memabukkan adalah sesuatu yang terlarang dalam Al-Quran ataupun dalam Hadis.
Tapi saat kita mendalami sesuatu kita akan hanyut dalam sesuatu itu. Itulah kondisi yang dimaksudkan oleh Jalaludin Rumi. Seperti halnya saat kita mencintai seseorang, seolah jiwa kita telah lenyap dan hanya yang dicita yang ada dalam benak kita. Itulah yang dimaksudkan cinta oleh Jalaludin Rumi, yaitu "Bentuk kefanaan diri dari pecinta atas wujud sang dicinta.". Kalau kita analisis menggunakan Heiddeger, kita akan bisa menafsirkan bahwa cinta adalah bentuk keterlemparan tertinggi yang dialami oleh seorang pencinta.
Namun cinta tidaklah sekedar seseorang dengan lawan jenis. Cinta kita terhadap Fisika, Matematika, maupun Tuhan akan membuat kita merasa seperti itu. Kita akan lenyap dalam apa yang kita cintai. Dan dalam bentuk kedalaman ini kita akan menemukan banyak hal yang luar biasa. Seperti halnya Einstein yang mencintai Fisika, dia lenyap dalam fisika itu sendiri. Dan sekarang dia menjadi rujukan banyak fisikawan di dunia. Inilah yang mendukung kalimat Ibnu Athailah as Sakandari dalam kitab Al-Hikam, "Idfin wujudaka fil ardil humuli fama nabata mima la yudfan la yatimu nata ijuhu", Maknanya, hanya yang mendalami sesuatu yang mampu mencapai prestasi yang tinggi.
