![]() |
| Sistem Informasi |
Setelah saya membaca
buku Pembangunan Sistem Informasi dan Telekomunikasi, ada hal menarik
yang saya akan tuliskan di sini. Buku tersebut merupakan sebuah
jurnal dari pertemuan yang di hadiri oleh beberapa orang legendaris
seperti Iskandar Alisyahbana, maupun Onno W. Purbo. Yang menarik dari
hal tersebut adalah seseorang yang saya lupa namanya memberikan
sambutan dan ada kalimat yang beliau utarakan bahwa “Kunci
Pembangunan bukanlah pada uang yang dipegang oleh sebagian orang
namun pada informasi yang tersebar secara menyeluruh.”
Project peluncuran
satelit palapa merupakan hal mengesankan dan menjadi prestasi negeri
ini karena Indonesia menjadi salah satu negara peluncur satelit yang
pertama. Padahal hasil kerjasama dengan Belanda ini pernah ditentang
oleh pemerintah Indonesia sendiri yang dahulu di kuasai oleh
Soeharto.
Namun uniknya kini,
ketika informasi menyebar, seolah Indonesia mengalami deskonstruksi
pembangunan. Mulai dari kelaparan pengangguran atau sebagainya.
Bagaimana ini bisa terjadi?
Padalah menurut
konferensi tersebut tersebarnya informasi merupakan kunci dari
pembangunan itu sendiri?
Iyah, informasi yang
disebarkan itulah sekarang yang menjadi masalah. Kebanyakan media
menyampaikan sesuatu yang membuat bangsa ini semakin konsumtif.
Tujuannya sederhana, yaitu memperoleh uang. Sekarang ini informasi di
Indonesia dikapitalisasi uang. Maksudnya orang yang mecari uang lalu
memanfaatkan informasi sebagai alatnya. Lagi-lagi masalah mental,
kalau jaman dahulu orang mendewakan kebebasan untuk bisa merdeka dari
rezim Soeharto. Namun, kalau sekarang orang mendewakan uang supaya
hidup lebih nyaman di masa depan. Setidaknya cukup sampai mati, atau
anak cucu kelak. Sikap inilah yang membuat negeri ini semakin
descontruktif akibat apatisme masyarakat yang akan terus melakukan
kapitalisasi untuk memperoleh kenyamanan. Negara ini mungkin sudah
merdeka dari penjajahan Belanda, Jepang, maupun Soeharto. Tapi
masalahnya apakah bangsa ini sudah bebas dari kenyamanan (Uang atau
Kekuasaan) ?
